Bandung, 02 Agustus 2025 | Suara-Aceh.Com- Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTISI) melaksanakan Musyawarah Nasional ke VII yang bertempat di Gedung Kampus Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM), Smart Building Lantai 17 Bandung dari tanggal 1 – 3 Agustus 2025. Munas yang dilaksanakan dengan tema “Transformasi Perguruan Tinggi Swasta Berdampak Untuk Indonesia Emas 2045.
Kegiatan yang dihadiri oleh Pengurus Pusat APTISI, Ketua dan Sekretaris APTISI Provinsi Seluruh Indonesia, Pimpinan Perguruan Tinggi Swasta Seluruh Indonesia dan Pimpinan Badan Penyelenggara PTS Seluruh Indonesia dan undangan Insan Perguruan Tinggi di Indonesia. Kegiatan yang dibuka oleh Ketua Panitia Prof. Dr. Ir. H. Eddy Soeryanto Soegoto, MT dan Ketua Umum APTISI Dr. Ir. H. Budi Djatmiko, M.Si., MEI, lalu sambutan oleh Gubernur Jawa Barat yang diwakili oleh Sekretaris Daerah Dr. Drs. Herman Suryatman, M.Si, dilanjutkan dengan sambutan dan arahan dari Ketua Komisi X DPR-RI dengan judul ”Komitmen Parlemen Dalam Memajukan Perguruan Tinggi Swasta.” Kegiatan yang dihadiri oleh Menteri Dikti Saintek Prof. Brian Yuliarto, S.T., M.Eng., Ph.D yang juga memberikan sambutan dengan judul “Membangun Perguruan Tinggi Swasta Berdampak Guna Mewujudkan Indonesia Emas 2045.’’ Kegiatan ini juga menghadirkan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Prof. Dr. Pratikno, M.Soc.Sc.
Musyawarah Nasional APTISI 2025 juga mengadakan pemilihan Ketua Umum baru masa bakti 2025-2030 dengan sebelumnya melakukan Rapat pertanggungjawaban pengurus APTISI masa bakti 2021-2025
Dr. H. Amiruddin Idris, SE., M.Si salah satu peserta Musyawarah Nasional APTISI yang merupakan Pembina APTISI Aceh dan juga Anggota DPR Aceh mengatakan bahwa Dengan Munas VII APTISI di Bandung, 1 - 3 Agustus 2025,. Semoga ada perubahan kepada PTS, kesejahteraan Dosen Perguruan Tinggi Swasta, Memudahkan Karier Dosen, dengan perubahan mekanisme penerimaan mahasiswa baru sehingga mahasiswa yang kuliah di PTS dan PTN bisa merata, karena Perguruan Tinggi Swasta sangat berperan besar dalam mendidik anak bangsa, jadi sangat butuh perhatian khusus dari Pemerintah. Hasil Musyawarah Nasional APTISI 2025 menetapkan Dr. Ir. H. Budi Djatmiko, M.Si., MEI sebagai Ketua APTISI masa bakti 2025-2030. “kita berharap dengan adanya Munas dan Penetapan Ketua Umum baru memberikan semangat baru dengan terus memperjuangkan Nasib dan keseteraan Perguruan Tinggi Swasta dan Perguruan Tinggi Negeri baik dari kesejahteraan dosen dan pemerataan beasiswa untuk mahasiswa”
Musyawarah Nasional APTISI ke VII 2025 dihadiri oleh 400 Pimpinan Perguruan Tinggi Swasta dari seluruh Provinsi di Indonesia, dari Aceh diwakili oleh Pembina APTISI Aceh Dr. H. Amiruddin Idris, SE., M.Si., dan Ir. H. Hidayatullah Daud, M.T (Pembina APTISI Aceh/ Pembina Yayasan UBBG), Prof. Dr. Bansu Irianto Ansari, M.Pd (Ketua APTISI Aceh/Direktur Pasca Sarjana UBBG), Dr. H. Kamaruddin, S.Pd., M.M., CRP., CFRM (Wakil Rektor III Universitas Islam Kebangsaan Indonesia) dan Dr. Teuku Abdurrahman, SH., SpN (Rektor Universitas Serambi Mekkah).
Beberapa poin penting hasil Munas APTISI ke VII tahun 2025 adalah :
1. Penguatan Peran PTS dalam Pembangunan Nasional
APTISI menekankan pentingnya peran PTS dalam mencetak sumber daya manusia unggul. Namun, peran ini terhambat oleh ketimpangan antara PTN dan PTS dalam hal penerimaan mahasiswa dan perhatian dari pemerintah. APTISI mendorong kebijakan yang lebih adil dan proporsional bagi seluruh PTS di Indonesia.
2. Kolaborasi dan Sinergi Antar-PTS
Munas ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat sinergi antar-perguruan tinggi swasta dalam mendukung pembangunan pendidikan tinggi nasional. Kolaborasi ini diharapkan tidak hanya memastikan kesuksesan acara, tetapi juga memperkuat posisi dan peran strategis PTS di tingkat nasional. (MG)

